Formulasi
Krim Serbuk Getah Buah Pepaya (Carica
papaya L) sebagai Anti Jerawat - Konsep back to
nature atau kembali ke alam merupakan
bentuk pengobatan menggunakan bahan alam yang semakin sering kita dengar
beberapa tahun belakangan. Penggunaan bahan alam lebih disukai karena diyakini
mempunyai efek samping yang lebih kecil dibandingkan pengobatan modern yang
menggunakan bahan sintetis (Mursito, 2001).

Penggunaan tumbuhan sebagai obat
telah lama dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia yang disebut sebagai
obat tradisional. Pengobatan dengan menggunakan obat tradisional dewasa ini
sangat popular dan semakin disukai oleh masyarakat. Hal ini disebab karena
disamping harganya murah, mudah didapat juga mempunyai efek samping yang
relatif sedikit (Wijaya, 1995; Andi, 2000).
Di antara tumbuhan yang dapat dimanfaatkan
sebagai obat jerawat
adalah buah papaya (Carica papaya L.).
Buah ini sangat dikenal oleh hampir
seluruh penduduk di belahan bumi, karena semua bagian tanamannya dapat
dimanfaatkan mulai dari akar, batang, daun, bunga, buah dan juga getahnya. Getah papaya mengandung papain, chymopapain
A, chymopapain B, protease, papain peptidase A dan damar. Keterangan yang
didapat dari masyarakat dan beberapa buku obat tradisional, getah buah tumbuhan
ini dapat digunakan dalam bidang kosmetik untuk mengobati jerawat, luka bakar,
ketombe, jamur dan kutil. Kadar getah buah papaya yang digunakan untuk kosmetik
adalah 3 % (Baga, 1996; Muhidin, 2004).
Untuk pemakaian pada kulit,
papain dapat dibuat sediaanya berupa krim.
Tipe krim yang dibuat untuk papain ini adalah tipe minyak dalam air (M/A). Berdasarkan hal tersebut dicoba
memformulasikan krim getah buah pepaya untuk pengobatan jerawat dalam bentuk
krim tipe minyak dalam air. Tipe krim minyak dalam air ini mengandung kadar air
yang lebih tinggi sehingga bila dioleskan pada kulit air tersebut akan menguap
dan memberikan rasa dingin pada kulit.
Hasil pengamatan selama satu bulan menyimpulkan bahwa ada
perubahan pada jerawat, yaitu jerawat
semakin lama semakin mengecil/mengempes. Hal ini berarti krim getah buah pepaya
mempunyai efek untuk menyembuhkan jerawat. Untuk penyembuhan total pada panelis
belum sampai terjadi karena kemungkinan karena waktu uji efektifitas yang
dibutuhkan panelis kurang serta kurang tingginya konsentrasi serbuk getah buah
pepaya. Selain itu ketidak patuhan panelis pada pemakaian krim juga turut menentukan efek penyembuhan.
Silakan baca juga Penelitian
Hubungan Gambaran Diri dengan Interaksi Sosial pada Remaja yang Berjerawat (Acne
vulgaris) di SMAN 3 Padang Tahun 2012.
Penulis:
Deni Anggraini, Masril Malik, dan
Maria Susiladewi
Fakultas Farmasi Universitas
Andalas
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau
