Pengaruh
Merokok dan Makanan terhadap Jerawat - Merokok dilaporkan berkontribusi terhadap prevalensi acne dan
derajat acne. Rokok mengandung banyak asam arakhidonat dan hidrokarbon aromatik
polisiklik yang menginduksi jalur inl amasi melalui fosfolipase A2, dan
selanjutnya merangsang sintesis asam arakhidonat lebih banyak. Selain itu,
diduga terdapat reseptor asetilkolin nikotinik keratinosit yang menginduksi
hiperkeratinisasi sehingga terjadi komedo. Perokok pada umumnya mengkonsumsi
makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan sedikit lemak tidak jenuh
sehingga asupan asam linoleat lebih sedikit dibandingkan dengan bukan perokok.

Banyak penelitian belum dapat
menyimpulkan peranan diet terhadap acne dan membutuhkan penelitian lebih
lanjut. American Academy of Dermatology mengeluarkan rekomendasi pada tahun
2007 bahwa restriksi kalori tidak memiliki dampak pada pengobatan acne dan
bukti-bukti yang ada belum cukup kuat untuk menghubungkan konsumsi makanan
tertentu dengan acne.
Akan tetapi, beberapa penelitian
menemukan bahwa produk olahan susu memperberat acne. Produk olahan susu,
mungkin juga makanan lain, mengandung hormon 5 α reduktase dan prekursor DHT
lain yang merangsang kelenjar sebasea. Selain itu, acne dipengaruhi oleh hormon
dan growth factors, terutama
insulin-like growth factor (IGF-1) yang bekerja pada kelenjar sebasea dan
keratinosit folikel rambut. Produk olahan susu mengandung enam puluh growth factors, salah satunya akan meningkatkan IGF-1
langsung melalui ketidakseimbangan peningkatan gula darah dan kadar insulin
serum. Makanan dengan indeks glikemik tinggi juga meningkatkan konsentrasi
insulin serum melalui IGF-1 dan meningkatkan DHT sehingga merangsang
proliferasi sebosit dan produksi sebum.
Bersama dengan terapi antiacne
standar, semua produk olahan susu dan makanan dengan indeks glikemik tinggi,
sebaiknya dihentikan minimal 6 bulan. Suplementasi vitamin A dapat mengurangi
sumbatan pori pada individu yang kekurangan asupan vitamin A. Makanan mengandung
asam lemak esensial omega 3 dapat mengurangi inl amasi.
Demikian artikel mengenai Pengaruh
Merokok dan Makanan terhadap Jerawat. Silakan Anda simak juga artikel lain yang
berjudul Tips
Mencegah Timbulnya Jerawat.
Sumber: CDK-203/ vol. 40 no. 4,
th. 2013